Oleh: kaveleri | 4 Desember 2008

Sensasi Bebek dengan Bensin Orange

Cerita ini berawal dari kelangkaan premium di beberapa SPBU akhir-akhir ini.

bebek-berjemur

Kemarin sore sepulang ngantor aku berniat mengisi bensin di sebuah SPBU di Jalan Dewi Sartika. Dari Rabu pagi memang indikator bensin bebekku (NF125D, pelek jari-jari) sudah berkedip. Tidak seperti biasanya motor pada ngantri di jalur premium khusus motor, sore itu motor-motor pada ngantri di jalur antrian mobil. Terbaca premium, pertamax, pertamax plus. Semoga saja premium masih ada. Kalaupun tidak ada premium pertamax boleh lah, darurat gini. Soalnya pom bensin berikutnya sekitar 10 km lagi, aku takut kehabisan bensin dan harus mendorong motor.

Ternyata pertamax pun tidak ada, yang ada hanya pertamax plus. Aku pun terpaksa member minum bebekku dengan pertamax plus, cupup sepuluh ribu saja, semoga saja doyan dia.

Ternyata bebekku senang diberi minum pertamax plus. Larinya lebih gesit dan suara mesin lebih halus. Getaran body si bebek pun banyak berkurang. Tetapi kalau pake pertamax plus terus bisa tekor aku.

Sepanjang perjalanan aku berpikir untuk membandingkan nilai oktan dan harga tiga jenis bensin: premium, pertamax, dan pertamax plus. Setelah dipikir-pikir premium ditambah pertamax plus nilai oktannya hampir sama tetapi nilai rupiah yang kita keluarkan lebih sedikit. Hal ini bisa dimaklumi karena premium adalah bensin bersubsidi, tentu lebih murah. Besok aku akan mengkalkulasi secara lebih akurat, kataku dalam hati. Pagi ini aku tanya ke mbah google, ketemu sebuah artikel yang secara lebih rinci melakukan perhitungan tersebut.

Kesimpulan sementara tersebut membuatku mampir lagi di sebuah SPBU di Pinang Ranti. Alhamdulillah, premium ada. Aku isi sepuluh ribu lagi, sehingga penuh tuh tangki si bebek. Aku lihat ke dalam, bensin merah bercampur dengan bensin kuning. Bebekku minum bensin orange (merah + kuning = orange).

Setelah itu aku coba lagi bebekku untuk menyusuri Jalan Raya Pondok Gede. Ternyata bebek dengan bensin orange ini masih enak, tidak berbeda (perasaanku) dengan hanya diisi bensin merah. Akan tetapi, tetap jauh lebih enak daripada bensin kuning saja. Sepertinya bebekku walaupun menurut aturan hanya perlu bensin kuning saja, lebih cocok pakai bensin orange, yang setara dengan bensin biru.

Nama

Artinya

Nilai Oktan

Harga (Rp/l)

Harga/Oktan

Bensin kuning Premium

89.4

5,500.00

61.52

Bensin biru Pertamax

92.0

6,800.00

73.91

Bensin merah Pertamax plus

94.8

7,100.00

74.89

Bensin orange* Premium + Pertamax Plus

92.1

6,300.00

68.40

Bensin hijau* Premium + Pertamax

90.7

6,150.00

67.81

Bensin ungu* Pertamax + Pertamax Plus

93.4

6,950.00

74.41

* bensin campuran dengan komposisi 1:1

Dari tabel di atas kita bisa melihat bahwa nilai oktan bensin orange (92.1) sedikit lebih tinggi dari bensin biru (92.0), tetapi harganya lebih murah Rp500,00 per liter. Nilai Harga/Oktan menunjukkan nilai efisiensi pengeluaran bensin untuk tiap oktannya tanpa melihat variabel keiritan dan nilai oktan yang sesuai dengan motor. Dapat dilihat bahwa dengan mengabaikan dua variabel tersebut bensin kuning mempunyai tingkat efisiensi yang paling tinggi (61,52), disusul bensin hijau (67.81) dan bensin orange (68.40)

Kesimpulanku sendiri:

  • Hasil tes bebek dengan bensin orange adalah tarikan lebih enteng dan mesin lebih halus.
  • Bagi motor yang menurut aturan mengunakan pertamax, lebih disarankan untuk membeli pertamax plus dicampur premium (bensin orange) karena lebih hemat.
  • Walaupun menurut aturan bebekku cukup menggunakan premium, sepertinya aku akan beralih ke bensin orange.

Responses

  1. wah wah wah hebat tenan bebeknya….:)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: