Oleh: kaveleri | 18 November 2008

Menikmati Kesendirian

Kita tidak seterusnya bersama-sama. Ada masanya kita berpisah untuk sementara waktu. Pada masa berpisah itulah kita akan merasa kehilangan sebagian kebersamaan kita. Pada masa berpisah itulah kita merasa saling membutuhkan. Pada masa berpisah itu hidup jadi lebih sepi.

Baru beberapa hari kita berpisah, rumah serasa sepi. Tidak ada yang menyediakan sarapan dan minum. Tidak ada yang menyediakan baju kantor. Tidak ada tawa dan tangis si Mudrik. Tidak ada yang menyambut, “Abi datang …. .” Tidak ada yang bilang, “Abi, mana oleh-oleh?”

Yaa … aku harus membiasakan diri untuk kesendirian ini. Aku harus bisa menikmati kesendirian ini. Karena tidak selamanya aku sendiri. Insya Allah akan bersama-sama lagi.

Untuk istri dan anakku, semoga kita bisa bersama lagi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: