Oleh: kaveleri | 28 Oktober 2008

Tontonan Buat Anak

Anak-anak yang normal akan senang dengan visual. Layar televisi, komputer, maupun hape menjadi hal yang menarik bagi anak-anak di samping dunia bermain mereka yang natural.

Acara-acara televisi yang sampai sekarang masih banyak yang kurang baik, apa lagi buat anak-anak membuat orang tua yang bijak untuk memilihkan acara yang cocok buat anak-anak mereka. Sampai sejauh yang saya tahu, acara televise yang cukup bagus buat anak adalah film kartun zaman dinosaurus Land before the Time (AN TEVE), Si Bolang – Bocah Petualang (TRANS 7), dan Dongeng Anak (DAAI TV).

Akan tetapi, dalam menonton acara tersebut orang tua harus tetap bersama mereka. Selingan pariwara pada acara-acara tersebut terkadang masih belum bagus untuk dicontoh anak-anak. Iklan yang bukan untuk anak-anak atau iklan anak-anak yang tidak menyehatkan seperti permen, makanan ringan yang tidak sehat, minuman yang juga tidak sehat, sampai tingkah laku pelaku pariwara yang berlebihan.

Ada media lain selain televisi yaitu komputer atau dvd player. Kita bisa dengan selektif memilihkan untuk anak-anak kita film-film untuk diputar. Film anak-anak lebih cocok untuk anak-anak. Film animasi, film kartun, film “hadiah” pembelian produk susu tertentu, sampai film si anak sendiri bisa jadi tontonan alternatif. Aku telah memutarkan untuk anakku serial Syamil dan Dodo, Tupi Ping-ping, Barney, Pablo, Cars, maupun video berdurasi pendek yang lain. Sebenarnya masih banyak lagi, tapi sementara baru itu yang aku coba. Dialog-diolog di film-film tersebut membantu anak untuk berbicara dan berperilaku tentunya.

Hape pun bisa dijadikan sarana untuk hiburan sang anak. Selain diisi lagu-lagu anak, hape juga bisa diisi film-film tersebut di atas. Tentunya setelah dikonversi ke resolusi layar hape yang sesuai. Selain hemat listrik juga bisa diputar kapan dan di mana saja. Ini akan membantu misalnya ketika anak sedang rewel, diberikan stimulan-stimulan biasa tidak berhenti rewelnya, kita bisa memutarkan film di hape kita. Untuk amannya, aturlah profil hape ke profil offline, sehingga anak tidak terkena radiasi hape.

Selain dampak positif dari tontonan ini, ternyata ada juga dampak negatifnya. Sifat egois dan kurang bersosialisasi muncul pada anak jika dia kebanyakan dimanjakan dengan tontonan-tontonan seperti ini.

Tontonan ini bukan sarana bermain utama anak-anak. Masih banyak sarana bermain anak-anak yang lebih natural buat anak dan bagus buat perkembangannya. Misalnya jalan-jalan ke sawah, mengamati berbagai makhluk ciptaan Allah SWT, main bola, berlari-lari, juga bermain bersama teman-temannya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: