Oleh: kaveleri | 2 Juni 2008

Review Nokia 6120 Classic

Selama ini aku hanya menggunakan hape CDMA yang murah meriah pulsanya, sampai nggak mikirin lagi kalau mau menelpon sesama operator, Esia. Cukup dengan membeli voucher via ATM setiap awal bulan. Aku isikan ke tiga nomor, masing nomorku, nomor istriku, dan nomor anakku masing-masing Rp25.000,00. Mertua dan orang tuaku di kampung pun menggunakan Esia, sehingga komunikasi bisa murah.

Alhamdulillah sekarang aku punya hape GSM, Nokia 6120 classic. Aku pesan 6120 Classic ini tanggal 12 Mei 2008 seharga Rp2.051.000,00 secara kredit selama 6 bulan dan barang sampai dua hari kemudian. Akhirnya pencarianku tertambat ke gatget ini.

Banyak sebutan untuk hape ini: smart phone terkecil, hape dengan dukungan jaringan HSDPA dengan harga termurah, hape symbian tercepat, hape yang sering nge-hang, hape sejuta umat, pengulang kesuksesan si gembrot Nokia 6600, hape dengan fitur kamera yang pas-pasan dan jelek ketika dipakai di tempat yang redup, hape yang boros batere, sampai amazingnya, hape yang oleh Nokia disebut support micro SD 2 GB, tetapi kenyataannya mampu support 8 GB.

Aku lindungi hapeku dengan sarung hape seharga 12,5 ribu rupiah. Aku ganti memori bawaan 256 MB dengan 4 GB seharga 180 ribu rupiah plus ongkos kirim (4 ribu rupiah). Sekarang memori itu sudah terisi setengah. Aku isi murattal dengan format mp3 sekitar setengah giga, lagu dengan format mp4 sekitar 650 mega, video sekitar 90 mega, foto 10 mega, aplikasi dan dokumen sekitar 125 mega. Sisanya sampai sejumlah 2 gigaan aku isi peta seluruh Asia kecuali China, seluruh Afrika kecuali Afrika Selatan, Turki, dan Belanda. Sejauh ini hapeku masih baik-baik saja, tidak lambat. 700-an file musik tidak membuatnya hang, pun berpuluh-puluh aplikasi yang aku instal. Inilah ‘mainan’ baruku, aku menyukai Al Quran dan Terjemah, Nokia Maps, kamus, Music Player, Radio, dan banyak lagi.

Kalau mau menyanyi bareng anakku, aku setel lagu anak-anak. Anakku juga suka game mobil, sehingga aplikasi games banyak aku isi berbagai game race car. Istriku kalau lagi suka dengerin murattal ya tinggal nyetel saja, mau yang tiwal, miun, matsani, ataupun mufashal, lengkap deh. Kalau mau dengerin nasyid juga beraneka rupa. Mau yang slow atau nasyid cadas (haraki) ada. Kesukaannya adalah Sang Murabbi (Izzis). Mau nonton film juga ada. Tetapi aku belum banyak menyimpan file video ke dalam hape. Maklum, lumayan gede, jadi harus dipilih-pilih atau dipotong-potong dulu. Film AAC yang versi DVD-nya 2 giga lebih bisa menjadi 300 megabyte.

Aku suka mengutak-atik offline Nokia Maps, walau belum ada GPS receiver. Aku masukkan tempat favorit sehingga bisa diketahui jaraknya dari posisi yang akuinginkan.  Seperti rumahku, kalau dideskripsikan seperti ini:

1,7 km dari RS Haji
2,5 km dari Masjid At-Tin
2,7 km dari Tamini Square
2,8 km dari pintu tol Taman Mini
2,7 km dari Iqro’Islamic Center
1,5 km dari Tip Top Pondok Gede
1,1 km dari Plasa Pondok Gede (Hypermart, Matahari, Naga, Ramayana)
3,9 km dari pintu tol Jatibening
1,0 km dari TMII
311 m dari Museum Pancasila Sakti


Responses

  1. […] Untuk sedikit mengobati demotivasi ini, aku mengalihkan pikiranku untuk browsing intranet dan internet, juga dengan bermain dengan mainan baruku. […]

  2. Asw,
    Rumahnya d lubang buaya y???
    Btw, w jg pake 6120, umurnya baru seminggu sih, alhamdulillah blom nemu masalah & insyaallah jgn ketemu masalah, abisny w suka bgt HP ini (udh ngincer dari tahun kmaren). Emang bneran 6120 bs dicekokin memori 8 giga??? Udah nemu caranya matiin shutter kamera blom? kalo udh ktemu tlg email ke w y. Ups lupa, kalo punya aplikasi2 yg bagus skalian d emailin juga y,,,

  3. Waálaikumus salam wrwb,
    Untuk 8 giga, aku belum pernah coba sendiri, tapi dari beberapa testimoni di gsmarena menyebutkan begitu. Aku tidak mau mencoba yang 8 giga karena masih mahal, sekitar 500 rebu. Terus untuk matiin shutter kamera memang tidak bisa (aku belum bisa maksudnya). Tapi ada aplikasi untuk memotret agar tidak ada suara jepretan itu, seperti cCam dan PhotoRite. Aku memakai keduanya supaya waktu memotret bisa silent, tidak berisik.
    Untu aplikasi insya Allah ya…

  4. Mas, nokia map itu bisa offline ya? Jadi GPS bisa gak? Atau cuma kayak google map? Download dimana? Gratis? Peta Indonesia ada gak?

  5. Iya Mas Michael, Nokia Maps bisa offline. 6120 tidak bisa GPS, harus beli GPS receiver yg bisa koneksi via blutut. Atau kalau gak mau repot ya beli seri nokia yang ada GPS-nya. Udah banyak kok. Tapi lebih mahal harganya. Jadi belum bisa untuk navigasi, hanya show the maps.

    Download saja di nokia, gratis kok. Peta Indonesia ada, sekitar 24,5 MB. Tetapi yang detil hanya untuk kota-kota besar. Untuk pelosok pedalaman nggak sampai gang-gang kecil.

  6. mas.. sy juga baru beli 6120c nih..

    saya tertarik menggunakn aplikasi cCam..
    instalasi berhasil..

    cuman pas mau foto.. (udah dipencet tombol buat fotonya) , muncul tulisan “Camera already in use by an application”

    hhhm.. solusinya gmn y mas ?

  7. kalo pake cCam, untuk motretnya mmg gak bisa pake tombol kamera samping, cb pake dpad nya(yg tengah)

  8. wah sama-sama pengguna 6120 ni pak.
    Saya baru awal oktober 2008 bisa membeli hape ini karena menunggu harganya di bawah 2 jt.
    Tapi, sampe bulan oktober kemarin ternyata harganya gak bergerak ke bawah malah ke atas. Terakhir saya nengok lagi ke pusat elektronik di kota saya (Bandung), eh malah naik lima ribu.
    Ya mungkin banyak penggemarnya ya pak? hehehe

  9. memang harganya aku pantau gak turun-turun. sepertinya tipe ini masih punya “pondasi ekonomi” yang cukup kuat di mata konsumen, sehingga tidak banyak terpengaruh oleh krisis global sekarang ini.:)

  10. emang bnr bisa 8gb ya? punyaku pakai 4gb kok sering hang ya. apa butuh aplikasi tambahan? kw iya dimana aku bisa download? softwareku sudah V 5.11

  11. @asyari
    aku pake 4 giga gak ada masalah, tidak memerlukan aplikasi tambahan kok. software mas asyari sudah paling baru, harusnya lebih bagus dari yg sebelumnya.

    untuk 8 giga aku lihat di gsmarena.com

  12. askum,

    pak boleh share dong donlot dimana aplikasi murattal nya. nuhun.

  13. wa’alaikumus salam wrwb,
    ini link-nya mbak http://www.nokia.com/A4632325
    dengan aplikasi ini file mp3 kita akan bisa kita perkecil/kompress menjadi sekitar 1/10 -nya atau 10% dari file mp3 normal (128 kbps)

    Ada tiga file yang digunakan:
    1. untuk diinstal di hape: http://nds1.nokia.com/NOKIA_COM_1/Microsites/BetaLabs/applications/apps/AudioBookPlayer_1_07_s60_3x.SIS

    2. untuk diinstal di komputer agar bisa mengkonversi file ke audiobook (*.awb): http://nds1.nokia.com/NOKIA_COM_1/Microsites/BetaLabs/applications/apps/NokiaAudiobookManagerInstallation.msi

    dan
    3. decoder untuk mp3: http://www.free-codecs.com/download/Lame_Encoder.htm

    selamat menikmati, tetapi audiobook player ini hanya cocok untuk suara cakap-cakap, murattal, dan sejenisnya dan tidak cocok untuk musik yang memerlukan frekuensi rendah dan tinggi yang bagus.

  14. ada yang punya murottal thaha al Junayd tidak….? butuh nih… enak sih suaranya…🙂

  15. Ooo, begitu yahlagi nyari masalah matiin shutter sound nya nih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: