Oleh: kaveleri | 31 Mei 2007

Romadhon

Sabtu, 18 Februari 1995

Alhamdulillah kita masih bisa bertemu lagi. Kali ini aku akan bercerita mulai tanggal 16. Pikiranku sedang mengingat-ingat kejadian hari itu.

Di sekolah seperti biasa aku datang awal. Di depan kelas kulihat banyak akhwat. Aku terus berjalan, tetapi tidak menuju kelas. Aku membasuh muka dan rambutku yang acak-acakan. Sukono dan temannya sudah menanti di depan perpustakaan, biasa, baca koran.

Aku masuk kelas. Lalu aku mengerjakan soal Matematika. Dasar anak malas! Istirahat pertama aku dan Muchtar keluar menuju kelas 1.1, mencari Danang. Dia tidak ada di sana karena biasanya sholat Dhuha. We went back. Baru apda istirahat kedua kami bisa bertemu Danang. Jam terakhir kami mendapat tugas liburan dari Pak Mardodo.

Usai bel terakhir aku dan teman-teman tadarus sendiri karena mas yang biasanya memimpin kami tadarus tidak datang. Pulang sekolah masih ramai. Seperti biasa aku pulang bersama Tri. Tetapi kami berpisah karena Tri tidak ikut kloter pertama. Dari naik hingga turun aku tidak mendapat tempat duduk. Di MAN dua ninja hitam dan satu ninja coklat naik. Kasihan juga aku melihat mereka, terutama si kecil Ninja Coklat.

Minggu, 19 Februari 1995

Maaf terputus, karena waktu menulis sore hari, jadi banyak gangguan.

Di perjalanan para penumpang bertambah terus. Brown Ninja terdesak dan mendesakku. Aku tidak bisa menghindar karena di belakangku sudah penuh sesak.

Pada malam Jumat aku mengikuti pengajian peringatan Nuzulul Quran di masjid.

Jumat Pagi. Biasanya sehabis sahur aku ikut jamaah Subuh. Tetapi kali ini aku langsung tidur. Dasar anak malas! Aku bangun. Banyak hal yang harus aku lakukan, seperti mengerjakan PR Biologi, Sejarah, dan menyiapkan zakat. Oke, kita putus dulu, ya. Mari tamasya dulu.

Pukul 10 lewat kami beramai-ramai mengikuti pengajian peringatan Nuzulul Quran di sekolah. karena tempat terbatas, sebagian megnikuti pengajian dari SOS 1. Aku dapat duduk dekat Mursid, anak 1.1. Aku berkali-kali menguap (berubah menjadi gas???)

Hari sabtu, hari terakhir bulan Romadhon yang aku masuk sekolah secara resmi. Mbak Wiwin datang kepadaku, minta bantuanku menormalkan alat hitungnya. Mbak, mbak. Begitu saja kok bingung. Usai sekolah kami berunding mengenai kegiatan pada liburan mendatang. Sedangkan di rumah ada pertemuan Karang Taruna.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: