Oleh: kaveleri | 14 Februari 2007

Cita-cita

Aku terhenyak kaget. Doaku begitu cpat dijawab oleh Gusti Alllah. Ba’da sholat Ashar di masjid aku berdoa, memohon kepada Allah agar kenaikan pangkatku kembali normal. Terus terang aku telah tertinggal selama4 tahun dari teman-teman seangkatanku. Ini pun berakibat aku tidak bisa mengikuti seleksi Account Representative. Akibatnya, sudah dari tahun lalu teman-temanku berada di golongan III a, sedangkan aku masih di II c.

Aku berharap keajaiban yaitu dengan teori give and take. Yah, seperti di sinetron itu. Misalnya ada seseorang menolong korban tabrakan (kok serem amat ya?), kemudian yang ditolong itu gantian memberikan solusi atau pertolongan kepada si penolong.

Ternyata Allah menjawab doaku dengan cara yang berbeda. Setelah kembali ke ruangan kantor dari sholat Ashar, seorang teman seruanganku memberikan motivasi kepadaku untuk tidak menyia-nyiakan potensi dalam diriku. Aku bilang kepadanya bahwa aku sudah hampir sepuluh tahun kehilangan motivasi untuk berprestasi. Sejak lulus SMU aku mengalami demotivasi untuk berprestasi.

Sepertinya temanku itu tahu bahwa aku sedang dalam kondisi mental yang drop. Keseharian dengan rutinitas pekerjaan administratif kantor, diselingi membaca-baca berita dan informasi, terasa membosankan. Aku terjebak dalam rutinitas yang aku paksakan untuk aku sukai, walaupun hatiku menolaknya. Bukan gue banget gitu, loh.

Dia terus agar aku segera sadar dan kembali bisa menemukan separuh diriku yang hilang kini.

Ini membutuhkan sintesis, analisis, dan evaluasi yang cukup mendalam. Semoga setelah aku berkontemplasi aku menemukan kelahiran diriku lagi, reborn.

Aku merindukan masa lalu yang penuh prestasi, relatif lebih adil dan tidak banyak dengan lipstik, kepalsuan, dan manipulasi.

Semua itu membutuhkan proses, tidak bisa langsung jadi. Proses inqilab memang bisa secara frontal, tetapi, aku merasa, proses inqilab dalam diriku ini harus bertahap. Aku insya Allah akan mengumpulkan energi, sejarah, dan motivator-motivatorku untuk menyukseskan proses inqilab ini.

Bismillah.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: