Oleh: kaveleri | 17 Januari 2007

Dekat dengan Kematian

Petang itu aku merenung, sepulang kerja. Jam pulang kantor, bisa dibayangin betapa berjejalnya jalanan dengan motor dan mobil. Semua berpacu dengan waktu, ingin cepat sampai di rumah dan bertemu keluarga untuk melepas lelah. Tiap hari bersliweran mobil dan motor di depan, belakang, samping kanan maupun kiriku. Kalau dibayangkan lebih dalam, sebenarnya agak merinding juga. Kematian itu ternyata begitu dekat.

Begitulah kehidupan di jalanan di Jakarta, yang sangat dekat dengan dunia kematian. Orang bilang, kita benar saja masih suka ketabrak, apalagi kita yang salah. Ditambah lagi hukum rimba di jalanan yang berlaku, main hakim sendiri, dan sebagainya.

Lalu,bagaimana sebaiknya? Kita harus menempatkan ketakutan kita akan kematian dan harapan akan kehidupan itu sendiri secara proporsional. Ikhtiyar kita adalah hati-hati di setiap keadaan. Sesudah itu kita serahkan urusan kepada Allah Yang Menciptakan kita. Kematian adalah takdir Allah. Maka sebaiknya kita persiapkan bekal kita untuk menghadapinya. Wa libasuttaqwa dzalika khair.

Aku teringat sebuah buku yang ditulis Sayyid Quthb, yang aku baca dari adik iparku di kampung. Judulnya kira-kira: Hari Kiamat dalam Al-Qur’an. Sayyid Quthb memaparkan bahwa batas kehidupan dan kematian itu sangat tipis, sangat singkat. Ayat-ayat Al-Qur’an bercerita mengenai kehidupan dunia dan akhirat dengan batas yang amat singkat dan tipis. Hal ini mengingatkan kita bahwa memang kematian itu begitu akrab dan dekat dengan kita, walaupun ketika kita telah memasuki kematian, kita tidak bisa kembali hidup di dunia.

Allah bertanya: “Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?”
Mereka menjawab: “Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.”
Allah berfirman: “Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui.”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: