Oleh: kaveleri | 25 Juni 2006

Tongseng Al-Muddatstsir

Ahad, 25 Juni 2006

Mbak Mira, khodimat kami, pulang kampung untuk beberapa hari. Jadi, kami yang mengurus rumah kami sendiri, mulai dari menyapu, mengepel, memasak, mencuci piring, dan mencuci baju.

Isteriku yang melakukan itu semuanya. Aku hanya membantunya menguras dan membersihkan bak mandi.

Ahad pagi, setelah kami berjalan-jalan pagi untuk melemaskan kaki di Monumen, perut kami terasa lapar. Isteriku sudah menyiapkan bumbu-bumbu untuk masak pagi itu, mulai dari cengkeh sampai jinten. Hari ini dia akan masak tongseng dengan resep dari Bu Dhe.

“Sembilan ribu, ya!” kata isteriku seperti penjual tongseng kepadaku.

“Boleh,” jawabku, “tapi harus sudah matang dalam sepuluh menit, ya. Kalau lebih dari sepuluh menit mas nggak mau bayar. Lebih cepat ke tukang tongseng.” candaku.

Aku sampai ketiduran karena kelamaan menunggu tongseng buatan isteriku. Setelah terbangun, aku lihat ternyata belum selesai juga dia memasak.

Akhirnya aku turun tangan membantu isteriku. Kasihan dia mungkin kecapekan, apalagi perutnya sudah membuncit begitu. “Dik, dikasih nama apa nih tongseng?”

“Gak tau Mas, tongseng bengong.”

“Tongseng Al-Muddatstsir saja,” jawabku. Lalu aku mulai membaca surat Al-Muddatstsir sambil memasak tongseng itu. Aku teringat cerita seorang laki-laki yang dengan asyiknya memperbaiki pagar rumahnya sambil melantunkan ayat-ayat Al-Quran. Beberapa kali aku kembali ke ruang tengah untuk membuka mushaf karena lupa ayat selanjutnya.

Begitulah, sambil sesekali kami cicipi, kurang gula, kurang garam ya ditambahi. Giliran kol dan tomat yang masuk ke kuali.

Setelah bebrapa lama, akhirnya tongseng itu matang juga.

Buru-buru kami menyiapkan piring dan nasi sebagai teman tongseng itu. Sudah hampir jam 10.30, kami sarapan dengan lahap, sampai nambah nasinya. Sarapan sekaligus makan siang, biar irit.

Ternyata enak juga ya, tongseng buatan isteriku ini. Semoga menjadi berkah, tongseng Al-Muddatstsir.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: