Oleh: kaveleri | 13 Desember 1993

Kenangan SMP (Bagian 3)

Senin, 13 Desember 1993
Mimpi pada malam hari memberiku firasat. Pukul 3.04 ibu memanggilku untuk segera makan sahur Sarimi. Selesai sahur kami tidur kembali. Kubunyikan radio tetapi sebentar saja aku sudah terlelap.
Pukul 5 lebih sedikit di luar sudah terang. Aku bangun, ke belakang, mengisi kulah, sholat subuh. Masih banyak waktu. Kusiapkan peralatan sekolah dan buku-buku. Setelah itu kubuka jendela kaca. Sambil menunggu adik mandi, aku menghangatkan diri di depan perapian.
Aku tidak sabar dan kuketuk kamar mandi agar dia cepat selesai. Pukul 5.45 aku sudah selesai mandi. Aku berganti pakaian lalu mengambil ikat pinggangku di belakang. Sabtu lalu aku kehujanan dan ikat pinggangku tertinggal di belakang.
Di luar Mas agus sudah siap mengantarkan Agung ke sekolah, TK. Pukul 6.02 aku sudah siap untuk berangkat. Mas Agus masih menunggu Novi untuk dibonceng bersama Agung. 30 detik kemudian Mas Agus berangkat. Dia berada 100 meter di belakangku. Kutambah kecepatan sepedaku ketika sudah sampai di jalan besar. Di Ngebrak terlihat Dewi dan Endang berboncengan pada sepeda mini hijau muda. Karena ban sepedaku tidak terlalu keras, pada jalanan menurun kecepatannya tidak terlampau besar.
Pukul 6.15 aku tiba di Jati. Ketika samapai di Titang Apri meluncur dengan sepeda balapnya dan dia tampak tergesa-gesa. Di jalan besar Apri sudah hilang. Aku tidak mengambil jalan kecil karena banyak anjing di situ. Di depan RSU aku belok kanan dan anjing putih sudah menunggu. Akan tetapi dia tampak malas dan tidak mengejarku.
Pukul 6.25 aku telah sampai di sekolah. Kuletakkan sepedaku di antara sepeda-sepeda yang sudah tidajk teratur lagi. Maklum, Bapak Marino sudah tidak menjabat lagi. Di depan beberapa siswi berbicara. O, ya, besok Jumat tanggal 17 jam keenol Jumat, Fisika, dipindahkan ke hari ini. Astaghfirullah.! Aku tidak membawa buku Fisika. Benar saja, pak Karmo hadir untuk memberikan materi pada jam keenol. Sebagian kelas III B tidak membawa buku Fisika. Dasar anak malas!
Pukul 7.12 ada briefing, hampir satu jam pelajaran. Jam pertama, setelah selesai memberikan materi, Bu Adinda lengsung memberikan tes. Jam ketiga Bu Hartini hanya ngomong-ngomong masalah tes yang lalu.
Istirahat pertama Joko dan Sis seperti anak kecil, bermain kelerang. Sedangkan yang lain menonton.
Bu Giyarti membacakan nilai PMP, Bahasa Ingris, dan Bahasa Indonesia. Bahasa Inggris 9,00 tidak bisa masuk 10 besar. Sedangkan Bahasa Indonesia sungguh sangat mengecewakan, deh! Sampai-sampai Bu Giyarti menegurku mengapa bisa begitu. Mengapa, ya? Ya!
Jam terakhir, Ekonomi,kosong. Kami mendapat tugas dari Bu Darni untuk mencatat soal tes Depdikbud Jateng. Pikiranku masih gundah dan tidak bisa tenang karena nilai Bahasa Indonesia tadi.
Perjalanan pulang, walaupun banyak teman, aku masih merasa terpukul. Tambahan lagi, sengatan sinar matahari yang begitu terasa di kulitku. Pukul setengah dua aku sampai di rumah dan kudengarkan Pendekar Rambut Putih dari Radio ABC. Sekedar pelepas lelah dan pelepas beban pikiran. Setelah itu aku sholat Dzuhur. Setelah sholat hatiku belum sembuh juga.
Burung dara di atas genteng sangat lemah dan sepertinya sangat susah untuk terbang. Gerimis turun.
Simbah mandi di rumah kami karena sungai banjir. Aku gantian menimba air untuk mandi. Selesai mandi aku sholat Ashar. Seusai sholat aku menyapu lantai sambil emndengarkan SAS Super Dung. Kubaca-baca rancangan soal Ebtanas dari Gama Exacta untuk menunggu sholat maghrib.
Tali sumur kukaitkan agar tidak jatuh kalau-kalau hujan deras. Ita Purnamasari dalam SAS Memories’ Song mengeluarkan suara emasnya.
”Aku hampir tak percaya menghadapi semua
Semua kenyataan yang terjadi dan menyayat di hati … .”
Lalu kutulis tulisan ini.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: