Oleh: kaveleri | 2 April 2009

Serangan 1 April 2009

Kemarin menjelang pulang kantor komputerku malah mendapat serangan virus. Berawal dari kurang mengindahkan peringatan antivir tentang adanya Win32/Virut.Gen di file yang aku download, aku ijinkan komputerku mengeksekusi file *.exe yang aku donload tersebut.

Selang beberapa lama terjadi gejala melambatnya kinerja komputerku. Aku mulai curiga, lalu aku jalankan antivir. Kaget bukan kepalang ternyata antivirku sudah terinfeksi virus tersebut. Aku coba ansav, tambah kaget lagi. Ansav sudah tidak mampu dibuka. Begitu juga pc media terbaru tidak mampu di-load.

Waduh, ginama nih? Panik aku. Akhirnya aku bisa menjalankan salah satu program security-ku, malwarebytes’. Dia satu-satunya yang aku jalanin sore itu, lalu aku tinggal pulang. Komputer tetap menyala sampai hari ini.

Tadi pagi aku melihat result dari malwarebytes’, ternyata nihil. Tidak terdeteksi sebagai malware. Maklum aku tidak begitu mengerti dunia persilatan virus, malware, trojan, backdoor, dan semacamnya. Pokoknya segenap kemampuan aku keluarkan.

Kemudian aku teringat akan file pcmav di flashdisk yang sepertinya perlu dicoba. Alhamdulillah bisa dijalankan. Kaget juga melihat hasilnya ketika drive D:\ yang merupakan file recovery dari komputerku (OS windows dan driver-drivernya) ternyata terinfeksi itu virus.

Aku buka di sebuah forum, ketemu dengan antivirus mirip pcmedia, smadav. Aku jalankan dan berhasil memperbaiki 8 registry dan tertangkap 1 virus, namanya virus gelas.

Aku juga menjalankan NOD32 dan menemukan kenyataan bahwa hampir semua file eksekusi di komputer termasuk yang dikompres telah terjangkiti virus ini. Lama sekali ternyata NOD32 tidak mampu membersihkan, hanya me-rename dan menggaransi. Setelah reboot ternyata virus tidak hilang juga.

Sempat berpikir untuk memformat ulang seperti kasus conflicker aka downup aka kido beberapa waktu yang lalu. Tetapi aku dihingapi kekhawatiran tidak bisa menuntaskan virus ini dengan reformat. Source files HP recovery sudah terinveksi juga. Sia-sia komputer diformat ulang. Opsi berikutnya adalah menghapus semua partisi di harddisk komputer dan menginstal OS via CD yang pastinya lebih aman. Tetapi ini akan menghapus file recovery dan driver-drivernya yang tidak dengan mudah mencari di luar.

Masih bingung juga aku pulang dulu. Sementara komputer bisa jalan di modus safe, kalau modus normal suka nge-hang.


Tanggapan

  1. trus dah ketemu solusinya belum ?

  2. akhirnya aku bongkar hard disknya, scan pake kompi teman, backup data, dan instal os lagi pake cd.

    sejauh ini aman, sekarang aku pake 4 antivirus: eset, antivir, pcmav, dan smadav.


Beri tanggapan

Your response:

Kategori