Kalender hijriyah sebenarnya telah lama ada sebelum diutusnya Rasulullah saw. sebagai nabi dan rasul. Adapun Khalifah Umar bin Khattab r.a. hanya menetapkan hitungan tahunnya saja.
Sebelumnya, orang arab pra kerasulan Rasulullah Muhammad SAW telah menggunakan bulan-bulan dalam kalender hijriyah ini. Hanya saja mereka tidak menetapkan ini tahun berapa, tetapi tahun apa. Misalnya saja kita mengetahui bahwa kelahiran Rasulullah SAW adalah di tahun gajah.
Abu Musa Al-Asyári sebagai salah satu gubernur di zaman Khalifah Umar r.a. menulis surat kepada Amirul Mukminin yang isinya menanyakan surat-surat dari khalifah yang tidak ada tahunnya, hanya tanggal dan bulan saja, sehingga membingungkan.
Khalifah Umar r.a. lalu mengumpulkan beberapa sahabat senior waktu itu. Mereka adalah Utsman bin Affan r.a., Ali bin Abi Thalib r.a., Abdurrahman bin Auf r.a., Sa’ad bin Abi Waqqas r.a., Zubair bin Awwam r.a., dan Thalhan bin Ubaidillah r.a.
Mereka bermusyawarah mengenai kalender Islam. Ada yang mengusulkan berdasarkan milad Rasulullah saw. Ada juga yang mengusulkan berdasarkan pengankatan Muhammad saw. menjadi Rasul. Dan yang diterima adalah usul dari Ali bin Abi Thalib r.a. yaitu berdasarkan momentum hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Yatstrib (Madinah).
Maka semuanya setuju dengan usulan Ali r.a. dan ditetapkan bahwa tahun pertama dalam kalender Islam adalah pada masa hijrahnya Rasulullah SAW.
Sedangkan nama-nama bulan dalam kalender hijriyah ini diambil dari nama-nama bulan yang telah ada dan berlaku di masa itu di bangsa Arab.
Orang Arab memberi nama bulan-bulan mereka dengan melihat keadaan alam dan masyarakat pada masa-masa tertentu sepanjang tahun. Misalnya bulan Ramadhan, dinamai demikian karena pada bulan Ramadhan waktu itu udara sangat panas seperti membakar kulit rasanya.
Lengkapnya, inilah nama-nama bulan dalam kalender hijriyah dan artinya.
1. Muharram, artinya yang diharamkan untuk berperang;
2. Shafar, artinya daun yang menguning;
3. Rabi’ul Awwal ,artinya musim semi pertama;
4. Rabi’ults Tsani, artinya musim semi yang kedua;
5. Jumadil Awwal, artinya masa air membeku yang pertama;
6. Jumadits Tsani, artinya masa air membeku yang kedua;
7. Rajab, artinya masa air yang membeku mulai mencair;
8. Sya’ban, artinya lembah-lembah yang mulai ramai digarap penduduk untuk bercocok tanam atau beternak;
9. Ramadhan, artinya panas yang membakar;
10. Syawwal, artinya peningkatan panas yang membakar tersebut;
11. Dzul Qa’iah, artinya yang di dalamnya banyak orang yang hanya duduk-duduk karena panasnya udara;
12. Dzulhijjah artinya yang di dalamnya ada haji.
Ada satu catatan kecil yang akan saya kemukakan di sini, yaitu kalender hijriyah berdasarkan peredaran bulan (lunar system) dan kondisi alam yang melatarbelakangi nama-nama bulan tersebut -kecuali bulan Dzulhijjah- berdasarkan peredaran matahari (solar system).
Untuk jangka waktu setahun, perbedaan hari menurut kalender bulan (seperti hijriyah) dan kalender matahari (seperti masehi) ada 11 hari (keduanya non-kabisat), yaitu selisih antara 354 untuk tahun bulan dan 365 untuk tahun matahari.
Sehingga setiap tahun terjadi pergeseran pertemuan kedua kalender tersebut. Misalnya tahun 2007 kemarin lebaran jatuh pada tanggal 12-13 Oktober 2007 dan pada tahun ini insya Allah tanggal 1-2 Oktober 2008 (versi kalender nasional).
Sehingga, nama sebelas dari dua belas bulan (yaitu selain bulan Dzulhijjah) kalender Hijriyah hanya sesuai dengan arti nama bulan-bulan tersebut setiap sekitar 24 tahun sekali.
Misalnya Ramadhan tahun ini terjadi pada musim panas yang membakar, maka 24 tahun yang akan datang baru kita akan menemui bulan Ramadhan yang kondisinya sama dengan tahun ini, yaitu udaranya panas membakar.
Hal ini berbeda dengan kalender masehi yang berdasarkan solar system. Dari tahun 1 masehi sampai sekarang dan tahun-tahun yang akan datang, pada bulan Desember turun salju di Eropa. Tentunya ini setelah kehendak Allah dan dengan mengabaikan anomali musim, seperti efek pemanasan global yang marak dibahas akhir-akhir ini. Wallahu a’lam.
penting bgt nich untuk disimak..!
Oleh: Riparta on 16 Januari 2008
at 10:37 am
Trims atas informasinya.
Sebagai tambahan, dari sedikit yg saya tahu, Allah SWT sudah menyampaikan dalam Al Qur’an bahwa salah satu yg harus dimanfaatkan manusia dengan adanya peredaran matahari dan bulan adalah untuk menentukan waktu.
Jadi menurut saya kita memang harus memakai dua2nya, sistem kalender masehi maupun hijriah.
Salam
Oleh: bsw on 17 Januari 2008
at 1:16 pm
trima kasih atas informasinya semoga menjadi berkah bagi orang lain
Oleh: rudyhilkya on 15 Juli 2008
at 12:03 pm
ass. 4JJI AKBAR, terima kasih atas ilmu yang andika sampaikan lawan ulun, semuga bermanfaat bagi kita samuanya,HIDUP JAYSI ISLAMI IRAQ,JAYSI ISLAMI AFGANISTAN & INDONESIA……4JJI AKBAR 99X
Oleh: fadil on 11 September 2008
at 11:43 am
asslmkum
pak mau nanya nih,
bapak tau tanggal n bulan apa sih kalo pas tanggal 8 maret 1989.
mohon dikirim aja jawabanya ke email saya,
sebelumnya saya ucapkan terima kasih banyak.
Wassalam.
rochiem
Oleh: ochiem on 7 Desember 2008
at 6:27 pm
kalau menurut microsoft excel, 8 maret 1989 itu 1 sya’ban 1409.
Oleh: kaveleri on 9 Desember 2008
at 8:02 am
minta ijin memuat artikel ini di majalah sekolah saya, boleh?
kalo boleh, bisa disebutkan sumbernya?
thanx
Oleh: siska on 16 Desember 2008
at 11:38 am
boleh, cantumin sumbernya saja,
kalo referensi tulisan di atas adalah ceramah Ustadz Wahfiudin di masjid kantor, sayang aku lupa tanggalnya.
Oleh: kaveleri on 17 Desember 2008
at 7:29 am
asslmualaikum
pak saya juga mw tanya klw 19 Oktober 1988 itu tepatnya tanggal berapa ya di tahun hijriyahnya???
tlg jwbnnya kiri via e-mail:irfan_hengky@yahoo.co.id
Syukron
wassalam
-awan
Oleh: kurniawan on 21 Januari 2009
at 10:51 am
wa’alaikumus salam wrwb,
menurut ms. excel, 19 okt. 1988 itu sama dengan 9 Rabiul Awwal 1409
==================
catatan:
Ada beberapa software untuk mengkoversi penanggalan hijriyah ke masehi dan sebaliknya, coba cari saja.
Cara lain adalah dengan excel, yang aku gunakan untuk menjawab komentar mas kurniawan ini. Caranya sbb.
Pertama, ketik tanggal yang akan kita konversi ke hijriyah di salah satu sel di excel workbook.
Kedua, menu format cell (Ctrl+1) – tab number – date =>pilih locale (location), cari Arabic (Saudi Arabia) dan Calender type-nya Arabic Hijri. Tekan Ok.
Nah, tanggal yang kita tulis pada sel tadi berubah menjadi tanggal hijriyah.
Oleh: kaveleri on 21 Januari 2009
at 1:46 pm
Sangat bagus…banyak yg bisa saya pelajari disini ditengah maraknya arus westernisasi.
Oleh: yosi on 27 Februari 2009
at 10:07 am
Assalãmu`alaykum
makasih ilmunya. Sekalian salam kenal akh!
Oleh: silmikaffa on 6 Maret 2009
at 7:53 am
MATURSUWUN ATAS ILMUNYA.
Oleh: urfi on 31 Maret 2009
at 4:59 pm
kalau 7 oktober 1993 tepatnya bulan apa ya di kalender hijriahnya?karena saya ada tgs dr guru agama di sklh.
mohon dibalas,trmksh
Oleh: bianca on 14 Mei 2009
at 5:36 pm
7 oktober 1993 itu menurut excel adalah 21 Rabiuts Tsani 1414 Hijriyah.
Oleh: kaveleri on 15 Mei 2009
at 3:41 pm
assalamu’alaikum..
saya juga mau nanya nih..
kalo tanggal 11 Januari 1983 menurut kalender Hijriahnya it tanggal berapa d penanggalan Masehi ya pak??
Oleh: ilham on 13 Juni 2009
at 2:24 pm
@ ilham, menurut excel: 27 rabiul awwal 1403
Oleh: kaveleri on 13 Juli 2009
at 7:16 am
Assalamualaikum
Sebenerbnya Ade mau lebih tahu lebih spesifik mengenai bulan2 tersebut
Oleh: ade on 12 Juli 2009
at 12:30 pm
maaf mas Ade, hanya ini yang saya tahu, coba mas Ade cari lebih lanjut di referensi-referensi yang ada.
Oleh: kaveleri on 13 Juli 2009
at 7:17 am
Assalamualaikum.wr.wb.
alhamdulillah makasih infonya mas, sekalian mas tlong diprog.excel mau tau tgl hijriah untuk.1. 13 Maret 1973 2. 4 juni 1975. 3. 25 Februari 2003 4. 5 Juni 2006. maaf satu keluarga nih makasih info nya. selamat menjalankan Ibadah Ramadhannya Semoga Amalannya Mendapat Ridho Allah SWT.Amin.
Oleh: ipansyah on 2 September 2009
at 1:19 pm
@ipansyah
1. 13 Maret 1973 = 08 Shafar 1393
2. 4 juni 1975 = 24 Jumadil Ula 1395
3. 25 Februari 2003 = 24 Dzulhijjah 1423
4. 5 Juni 2006 = 09 Jumadil Ula 1427
Oleh: kaveleri on 7 September 2009
at 2:07 pm
Assalamualaikum WR.Wb
SbLumnyA Saya Uacapkan TriMa KasiH Atas infonya…
Saya Mau Tanya, pada Tanggal Berapa Sich malam Takbiran 1414 Hijiriyah…
Soalnya Wat Tgas Nech…
Balas ke e-mail Q Ja Ya: Jack_over99@yahoo.com
Trima Kasih…
Oleh: jack on 14 September 2009
at 3:06 pm
malam takbiran 1414 hijriyah berarti sudah masuk 1 syawwal 1414 hijriyah (pergantian hari menurut kalender hijriyah dimulai dari waktu maghrib sedangkan malam takbiran setelah maghrib).
menurut excel 13 maret 1994.
Oleh: kaveleri on 14 September 2009
at 4:33 pm
Assalamualaikum…
Salam kenal akhi
Tulisannya bagus, terimakasih infonya.
Saya mau beri masukan, untuk converter calender masehi dan hijriyah bisa juga gunakan laman ini, terimakasih
http://calendarhome.com/converter/
Oleh: armidin rihad on 16 September 2009
at 4:44 am
Askum.
Tlng mas kasih tahu tanggal 13 05 1988 itu kl dibulan hijriah tepatna gmn?
Makasih
Oleh: Ferry on 2 Oktober 2009
at 11:42 am
asslmualaikum
pak saya juga mw tanya klw 31 Januari 1976 itu tepatnya tanggal berapa ya di tahun hijriyahnya???
makasih atas jwbnnya
wassalam
Oleh: santoso on 6 Oktober 2009
at 9:34 am
@Ferry, 13-05-1988 = 27 Ramadhan 1408 (waah, lailatul qadar nih!)
@santoso, 31-01-1976 = 29 Muharram 1396
Oleh: kaveleri on 12 Oktober 2009
at 11:06 am
1 September 1988 di kalendar hijriyah hari apa?
Oleh: Sofiya on 30 Oktober 2009
at 10:40 am
@Sofiya,
1 September 1988 = 20 Muharram 1409 menurut excel.
Oleh: kaveleri on 6 November 2009
at 1:57 pm